GEPRINDO← Semua berita
Berita Geprindo.org

Bantuan Indonesia di Fiji, Bastian apresiasi kerja pemerintah dan TNI AL

Berita Geprindo.org ·
Bantuan Indonesia di Fiji, Bastian apresiasi kerja pemerintah dan TNI AL

Jalan dan fasilitas di sekitar Nakula Methodist Church, Fiji, mendapat perhatian dalam kunjungan kemanusiaan Indonesia. Bagi warga setempat, bantuan berupa bahan kebutuhan dan perlengkapan perbaikan lebih mudah dirasakan daripada sekadar pernyataan persahabatan. Kegiatan itu menjadi bagian dari Port Visit 2026 di kawasan Pasifik.

Apa yang dilakukan di Fiji?

TNI Angkatan Laut melaporkan pada 11 Oktober 2026 bahwa Satgas Gabungan Terpadu Port Visit 2026 melalui KRI dr. Wahidin Sudirohusodo-991 menggelar bakti sosial di Nakula Methodist Church pada Sabtu, 10 Oktober. Bersama perwakilan Kedutaan Besar RI, satgas terlibat dalam pengerasan dan pengecoran jalan serta perawatan bangunan. Laporan yang sama mencatat penyerahan semen, tandon air, dan sembako kepada Angkatan Laut Fiji, serta bahan kebutuhan, peralatan kerja, dan perlengkapan kebersihan kepada pengurus gereja.

Kegiatan ini memiliki penerima yang disebut secara khusus oleh TNI AL. Karena itu, bantuan tersebut tidak perlu digambarkan seolah telah dibagikan kepada seluruh masyarakat Fiji. Kementerian Luar Negeri menjelaskan bahwa pelayaran KRI ini merupakan bagian dari kemitraan Indonesia dengan negara-negara Pasifik yang juga mencakup kesehatan, pendidikan, kebudayaan, dan kegiatan masyarakat.

Pandangan Bastian tentang kerja sama kemanusiaan

Bastian mengapresiasi pemerintah Indonesia dan TNI AL karena kerja sama dengan Fiji diwujudkan melalui pekerjaan yang dapat dilihat dan bantuan yang memiliki penerima jelas. Menurut pandangannya, kehadiran kapal rumah sakit dan kerja lapangan bersama mitra setempat memperlihatkan cara yang hangat untuk membangun persahabatan antarmasyarakat.

Ia menilai diplomasi Indonesia akan semakin kuat bila manfaatnya dinilai bersama warga dan lembaga penerima di Fiji. Setelah kunjungan berakhir, kebutuhan perawatan fasilitas, penggunaan tandon air, atau kelanjutan layanan kesehatan dapat ditanyakan kepada mitra setempat. Tindak lanjut semacam itu lebih berguna daripada berhenti pada seremoni. Pendekatan ini juga menghormati Fiji sebagai mitra yang menentukan prioritasnya sendiri, bukan sekadar tempat tujuan program dari luar.

Apa pelajaran bagi Indonesia?

Kerja pemerintah, diplomat, dan prajurit patut dihargai ketika tugas mereka menyentuh kebutuhan nyata dan dilaksanakan dengan hormat. Informasi tentang hasil kegiatan sebaiknya terus dibuka agar masyarakat Indonesia dan Fiji sama-sama dapat menilai manfaatnya. Kedekatan antarpulau di Pasifik dapat menjadi pintu percakapan, tetapi tidak boleh menghapus keragaman pengalaman warga di masing-masing negara.

Menurut Anda, bantuan seperti apa yang paling terasa manfaatnya setelah sebuah kunjungan selesai? Pandangan ini disampaikan oleh Bastian P. Simanjuntak, Presiden GEPRINDO sekaligus kader Partai Gerindra.

Sumber: TNI AL, 11 Oktober 2026: https://tnial.mil.id/berita/93672/PERERAT-PERSAHABATAN-DI-FIJI%2C-SATGAS-PORT-VISIT-2026-HADIRKAN-BAKTI-SOSIAL-LINTAS-KOMUNITAS/
Kementerian Luar Negeri: https://kemlu.go.id/id/canberra/berita/indonesia-perkuat-kemitraan-pasifik-melalui-port-visit-2026?type=publication

Foto: ilustrasi AI Bastian P. Simanjuntak; bukan dokumentasi kunjungan, penyerahan bantuan, atau kegiatan TNI AL di Fiji.

#Fiji #KerjaSamaPasifik #TNIAL #AustronesiaRaya #Gerindra